filsafat pendidikan akhlak
Februari 22, 2021
Pendidikan dan Akhlak
Oleh : Siti khalizah
Nim:1920100142
Mahasiswi PAI. FTIK IAIN Padangsidimpuan
"Karena bervariasinya pendapat ahli dalam mendefinisikan dan
memahami suatu konsep dan terkesan tugas itu belum selesai sampai
sekarang, sehingga masing-masing penulis sepertinya perlu menegaskan
pendapatnya tentang konsep kata yang digunakan, termasuk terhadap kata
pendidikan dan akhlak".
- Pendidikan akhlak merupakan bagian dari ajaran pendidikan Islam. Padahal kita
ketahui bersama bahwa negara Indonesia sebagian besar beragama Islam. Dengan
pendidikan akhlak yang baik ini diharapkan nilai-nilai ajaran pendidikan Islam dapat
ditanamkan dan dilaksanakan di negara Indonesia ini. Pendidikan akhlak yang baik
akan menghantarkan pelakunya menjadi manusia yang berakhlak mulia di berbagai lini
kehipan. Karena begitu pentingnya pendidikan akhlak ini maka perlu dikaji ulang dan
dikomparasikan dengan pemikiran tokoh Barat. Artikel ini membahas tentang bagaimana
konsep pendidikan akhlak dalam perspektif al Ghazali yang dikomparasikan dengan
pemikiran tokoh Barat¹.
Akhlak merupakan bentuk jamak dari khulq, yang seacara etimologi berarti kebiasaan, prilaku, sifat dasar dan perangai². Hasil dari kajian artikel tersebut menunjukkan bahwa Imam al Ghazali merupakan Ulama besar yang hidup di masanya dengan semangat mencari ilmu yang sangat tinggi.
Ini semua dibuktikan dengan adanya karangan kitab-kitab beliau yang diterjemahkan dalam berbagai bahasa.
Pendidikan akhlak adalah usaha yang dilakukan secara sadar untuk membimbing dan mengarahkan kehendak seseorang untuk mencapai tingkah laku yang mulia dan menjadikannya sebagai kebiasaan. Sedangkan menurut tokoh Barat akhlak identik dengan moral, susila dan etika. Dimana kurang memperhatikan esensi dan akibat dari perbuatan yang dilakukan. Sehingga dapat dikatakan bahwa orang yang beretika baik walaupun bertentangan dengan syariat Islam dianggap telah melakukan perbuatan baik.
Karakteristik paling penting dari pendidikan akhlak dalam Islam adalah
digariskanya aturan-aturan moral penggunaan pengetahuan³. Apapun pengetahuan itu
baik kesariatan atau pengetahuan lainya, teoritis maupun praktis, ibarat pisau bermata
dua yang dapat digunakan pemiliknya kapan saja dan dimana saja bahwa akhlak
juga merupakan bagian dari senjata hidup bagi manusia untuk meraih sukses, ilmu pengetahuan yang tinggi keterampilan yang mutakhir tanpa di barengi dengan akhlak
yang mulia maka tidak menutup kemungkinan justru akan menelanjangi manusia
dari hal-hal etika dan kesopanan. Sebagaimana diketahui masalah akhlak pada anak
didik sangat penting sekali karena anak mudah terpengaruh dengan perkembangan
lingkungan dan tingkah laku, setiap orang tua dan guru ingin membina anak agar
menjadi anak yang baik mempunyai kepribadian yang kuat dan sikap mental yang
sehat dan akhlak terpuji.
Semuanya itu dapat diusahakan melalui pendidikan, baik formal maupun
nonformal. Setiap pengalaman yang dilalui anak, baik melalui penglihatan, pendengaran,
maupun perlakuan yang diterimanya akan ikut menentukan pembinaan pribadinya,
orang tua adalah pembina pertama dalam pribadi anak, kepribadian orang tua, sikap
dan cara hidup mereka merupakan unsur-unsur pendidikan yang tidak langsung
dengan sendirinya akan masuk kedalam pribadi anak yang sedang tumbuh.
DALIMUNTHE sehat Sultoni
¹Pendidikan, Akhlak, Al-Ghazali, Bara
²Louis Ma'lup Al Yasui, Kamus Al Munjid Fil al Lughah wa A'lam. p. 194
³Moral, Etika/Tingkah Laku
Komentar
Posting Komentar